Ilmu Adalah Makanan Kalbu

Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan,

فإن العلم طعام القَلب وشرابه ودواؤُه، وحياته موقوفةٌ على ذلك، فإذا فَقَد القلب العلم فهو ميتٌ، ولكن لا يشعر بِموته

“Sesungguhnya ilmu agama adalah makanan, minuman dan obat untuk kalbu. Kehidupan kalbu bergantung kepadanya. Jika kalbu kehilangan ilmu agama , maka kalbu itu akan mati. Namun dia tidak menyadari kematiannya.”

[Miftah Daaris Sa’adah 1/401]

Artikel Terkait

Semangat Salaf Menjaga Keikhlasan
18-02-2022 | 219 dilihat
Manusia Lalai Dari Keutamaan Hari Ini
11-07-2022 | 27 dilihat
Buatlah Mereka Senang Semampumu!
21-07-2022 | 47 dilihat
KRITERIA ORANG YANG SANGAT MENJAGA DIRI
28-04-2019 | 186 dilihat
Tinggal Di Lingkungan Ahlus Sunnah Agar Tentram
28-04-2022 | 159 dilihat

Artikel Populer

Kisah Seekor Anjing Pembela Kehormatan Nabi ﷺ
05-11-2021 | 2834 dilihat
Orang-orang Yang Didoakan Para Malaikat 
11-10-2021 | 2528 dilihat
Jadilah Kalian Anak-Anak Akhirat!
06-01-2020 | 2504 dilihat
Keanehan Dan Kemungkaran Dalam Perayaan Maulid
17-10-2021 | 1643 dilihat
SEMUT ITU MENGINSPIRASIKU UNTUK BANGKIT
04-12-2021 | 1575 dilihat
Ingin notifikasi artikel terbaru ?    Mau Tidak