LIPUTAN POSDA (Pekan Olahraga Santri Darul Atsar)

POSDA merupakan sebuah momen besar yang menjadi rutinitas santri Darul Atsar menjelang liburan. Sebuah momen yang diselenggarakan oleh Sekbid 3 pada setiap tahunnya. Namun pada even kali ini, antusias para santri terlihat lebih besar dibandingkan periode-periode sebelumnya.

Alhamdulillah, secara umum even ini berjalan dengan baik tanpa ada kendala suatu apa. Tiada lain hanya dengan pertolongan Allah Ta’ala semata. Ahad, 10 Rabiul awwal 1443 H, grand opening Posda pun berlangsung dan dihadiri oleh Ustadz Qomar ZA, Lc hafidzahullah. Dalam tausiyahnya, beliau menjelaskan visi dan misi diadakannya even ini. Beliau mengingatkan bahwa Posda hendaknya menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah antar santri dan melatih ta’awun (kerjasama) di antara mereka. Sportifitas harus senantiasa diupayakan dalam berbagai pertandingan. Jangan sampai even ini justru menjadi sebab munculnya perpecahan dan pertikaian.

Kurang lebih pukul 8 lagi, perhelatan besar ini pun mulai. Suara peluit menjadi tanda di mulainya Posda. Pertandingan sepakbola menjadi laga yang sangat dinanti para santri. Tak kalah serunya adalah pertandingan perang air atau “Water War”. Lomba ini melibatkan puluhan santri dalam satu lapangan. Babak penyisihan pun berlalu, para pemenang saat itu harus berhadapan dengan lawan yang lebih berat dan tangguh.

Satu lagi perlombaan dalam Posda kali ini, yaitu Kereta Buta. Permainan ini melibatkan lima orang yang membentuk formasi bak kereta dengan kondisi seluruh mata pemain tertutup kecuali pemandu. Mereka dituntun untuk berjalan dengan rapi mengitari ember yang telah disediakan oleh panitia. Kemudian menuju ke tempat pemberhentian akhir untuk memecahkan kantong berisi air yang tergantung di atas ring basket. Mereka berusaha memecahkan kantong air dengan pelepah pisang yang sejak awal telah dipegang oleh pemain.

Tidak semua pertandingan di Posda identik dengan kekuatan fisik. Ya, cerdas cermat atau LCC adalah satu-satunya perlombaan ilmiyah dalam event ini. Perlombaan ini berlangsung pada malam hari setelah Isya’. Meskipun tidak seramai perlombaan yang lain, namun tetap saja mampu menarik antusiasme para penonton.

Lomba balap karung juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan Posda.  Seluruh tim mempersiapkan perwakilannya yang berjumlah 4 orang. Laga dimulai dengan adu sprint antar pemain, baru setelahnya mereka memakai karung yang telah disediakan oleh panitia. Demikian halnya lomba klasik tarik tambang mewarnai rangkaian kegiatan Posda tahun ini. Sebuah permainan sederhana yang hanya mengandalkan satu prinsip, yaitu tarik!!

Rangkaian acara Posda telah berakhir dan melahirkan para juara disetiap cabang perlombaan.

Artikel Terkait

Program Pendidikan Dan Daftar Kitab/ Mata Pelajaran Masing – Masing Jenjang Pendidikan
25-10-2021 | 355 dilihat
Galeri Pondok Pesantren Darul Atsar Temanggung
23-10-2021 | 561 dilihat
Profil Pondok Pesantren Darul Atsar Temanggung
14-10-2021 | 533 dilihat

Artikel Populer

Kisah Seekor Anjing Pembela Kehormatan Nabi ﷺ
05-11-2021 | 1437 dilihat
Orang-orang Yang Didoakan Para Malaikat 
11-10-2021 | 1109 dilihat
Keanehan Dan Kemungkaran Dalam Perayaan Maulid
17-10-2021 | 722 dilihat
Jadilah Kalian Anak-Anak Akhirat!
06-01-2020 | 565 dilihat
SEMUT ITU MENGINSPIRASIKU UNTUK BANGKIT
04-12-2021 | 393 dilihat