Hukum Puasa Setelah Pertengahan Ramadhan

Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah mengatakan,

يقول النبي ﷺ: إذا انتصف شعبان فلا تصوموا وهو حديث صحيح، فالذي ما صام أول الشهر ليس له أن يصوم بعد النصف؛ لهذا الحديث الصحيح، وهكذا لو صام آخر الشهر ليس له ذلك من باب أولى؛ لقوله ﷺ: لا تقدموا رمضان بصوم يوم ولا يومين إلا رجل كان يصوم صوماً فليصمه الذي له عادة لا بأس، إذا كان عادته يصوم الإثنين والخميس فلا بأس أن يصوم، أو عادته يصوم يوم ويفطر يوم لا بأس.

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa jika telah masuk pertengahan Sya’ban, maka jangan berpuasa dan ini adalah hadits yang shahih.
Sehingga seseorang yang tidak puasa pada awal bulan Sya’ban, hendaknya jangan berpuasa setelah pertengahan bulan berdasarkan hadits yang shahih ini.

Begitu pula andaikan seseorang puasa di akhir bulan Sya’ban saja, ini lebih tidak diperbolehkan berdasarkan sabda beliau ‘ Janganlah kalian mendahului Ramadhan dengan puasa satu atau dua hari sebelumnya kecuali seseorang yang telah terbiasa puasa, maka silahkan berpuasa.’

Sedangkan seseorang yang punya kebiasaan puasa Sunnah, maka boleh berpuasa (setelah pertengahan Sya’ban).
Apabila kebiasaannya puasa Senin-Kamis atau puasa Dawud, maka tidak mengapa berpuasa.”

[Situs Resmi Syaikh bin Baz rahimahullah]

Artikel Terkait

Semangatlah Untuk Makan Sahur
07-04-2022 | 41 dilihat
Terkadang Perpisahan Sangat Menyakitkan
05-12-2021 | 122 dilihat
Manfaat Mendoakan Orang Lain
28-10-2021 | 189 dilihat
Tidak Mengucapkan “Selamat Natal” = Intoleran?
21-12-2021 | 218 dilihat
Berbekal Taqwa Untuk Safar Yang Panjang
01-11-2021 | 217 dilihat

Artikel Populer

Kisah Seekor Anjing Pembela Kehormatan Nabi ﷺ
05-11-2021 | 2419 dilihat
Orang-orang Yang Didoakan Para Malaikat 
11-10-2021 | 2102 dilihat
Jadilah Kalian Anak-Anak Akhirat!
06-01-2020 | 1927 dilihat
Keanehan Dan Kemungkaran Dalam Perayaan Maulid
17-10-2021 | 1356 dilihat
SEMUT ITU MENGINSPIRASIKU UNTUK BANGKIT
04-12-2021 | 1201 dilihat
Ingin notifikasi artikel terbaru ?    Mau Tidak