Istirahat Itu Di Surga

1 menit baca
Istirahat Itu Di Surga
Istirahat Itu Di Surga

Istirahat adalah kebutuhan yang penting bagi setiap manusia. Namun, apakah istirahat sejati bisa ditemukan di dunia ini?
Seorang lelaki pernah bertanya kepada Imam Ahmad rahimahullah,

متى يجد العبد طعم الراحة؟

Kapan seorang hamba akan merasakan tenteramnya beristirahat?

Beliau pun menjawab,

عند أول قدم يضعها في الجنة

Ketika dia pertama kali menginjakkan kakinya di surga.

[Thobaqat al-Hanabilah 1/291]

Setiap orang pasti pernah merasakan lelah dan ingin beristirahat, tetapi apakah ketenteraman sejati bisa didapatkan di dunia yang fana ini? Jawabannya, tidak.

Hanya di surga, tempat yang dijanjikan Allah bagi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, ketenteraman beristirahat sejati dapat ditemukan. Di sana tidak ada kelelahan, tidak ada rasa cemas atau kegelisahan, tidak ada rasa sakit atau kesedihan. Hanya ketenangan, kebahagiaan, dan ketenteraman yang tiada tara.

Namun, untuk mencapai surga, setiap orang harus berjuang dan berusaha dengan sungguh-sungguh dalam menjalankan segala perintah Allah dan meninggalkan segala larangan-Nya. Tidak ada jalan pintas atau kesenangan instan dalam mencapai ketenteraman beristirahat sejati di surga.

Maka, mari kita renungkan kembali kata-kata Imam Ahmad rahimahullah tersebut dan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan ketenteraman beristirahat sejati di surga. Karena hanya di sana, kita bisa benar-benar beristirahat dengan tenang dan damai selamanya.

Abu Abdillah Dendi

“Barang siapa menelusuri jalan untuk mencari ilmu padanya, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Lainnya

  • Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullah mengatakan, لَا تَحرِمْ نَفْسَك مِنْ قِيَامِ اللَّيْلِ وَلَوْ بِشَيْءٍ قَليلٍ تداومُ عَلَيْه ؛ لِتَنَالَ مِنْ...
  • Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahulloh, Seseorang yang menurunkan pakaian, celana atau bajunya sampai di bawah kedua mata...
  • Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyatakan, فليس الشأن في الإتيان بالطاعة إنما الشأن في حفظها مما يبطلها “Bukanlah yang terpenting...
  • Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullah menyatakan, الإنسان وقته ثمين لا يضيعه لمشاهدة المباريات لأنها تشغله عن ذكر الله “Waktu seorang...
  • Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan, “السنة أن يفطر الصائم على تمرات وأقلها ثلاثا على كل حال؛ الفطر...
  • Syaikh Zaid al-Madkhaly rahimahullah menyatakan, “مِن بر الوالدين تعليمهما ، فقد يكون الوالد أو الوالدة في جهل ، فيبذل...

Kirim Pertanyaan