Jati Diri Seorang Anak Yatim

Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah menjelaskan,

اليتيم: الذي مات أبوه وهو صغير قبل أن يبلغ، فإذا بلغ الحلم زال عنه اسم اليتم، إذا كمل خمسة عشر سنة أو أنزل المني عن شهوة أو أنبت الشعر الخشن حول الفرج صار رجلًا ولم يكن يتيمًا، والمرأة كذلك

“Anak yatim adalah seorang anak yang bapaknya meninggal sementara dia masih kecil dan belum baligh. Sehingga apabila dia telah baligh, maka hilanglah predikat yatim darinya. Jika dia telah genap berusia lima belas tahun atau keluar maninya ketika syahwat atau tumbuh rambut di sekitar kemaluan, maka dia bukan lagi seorang anak yatim. Demikian halnya dengan wanita.”

Al-Mauqi’ur Rosmii lisamahatis Syaikh bin Baz rahimahullah.

Kunjungi website kami
http://www.salafytemanggung.com

Artikel Terkait

HUKUM SHALAT TANPA MEMAKAI PECIS ATAU SEMISALNYA
28-04-2019 | 6 dilihat
Ingatlah Allah Jika Anda Lupa
03-02-2020 | 23 dilihat
Tanda Jiwa Yang Baik
02-10-2020 | 14 dilihat
Menyempurnakan Wudhu Akan Melebur Dosa
17-01-2020 | 26 dilihat
3 HAL PENUMBUH KEIMANAN
12-07-2019 | 15 dilihat

Artikel Populer

Orang-orang Yang Didoakan Para Malaikat 
11-10-2021 | 599 dilihat
Keanehan Dan Kemungkaran Dalam Perayaan Maulid
17-10-2021 | 318 dilihat
Bersama Mewujudkan Pemuda Pejuang
15-10-2021 | 172 dilihat
Jadilah Kalian Anak-Anak Akhirat!
06-01-2020 | 107 dilihat
Ciri-Ciri Ahli Bid’ah
23-11-2019 | 84 dilihat