Kalbu Hidup dan Kalbu Mati

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan,

ﻓﺎﻟﻘﻠﺐ اﻟﺼﺤﻴﺢ الحي ﺇﺫا ﻋﺮﺿﺖ ﻋﻠﻴﻪ اﻟﻘﺒﺎﺋﺢ ﻧﻔﺮ ﻣﻨﻬﺎ ﺑﻄﺒﻌﻪ ﻭﺃﺑﻐﻀﻬﺎ ﻭﻟﻢ ﻳﻠﺘﻔﺖ ﺇﻟﻴﻬﺎ ﺑﺨﻼﻑ اﻟﻘﻠﺐ اﻟﻤﻴﺖ ﻓﺈﻧﻪ ﻻ ﻳﻔﺮﻕ ﺑﻴﻦ اﻟﺤﺴﻦ ﻭاﻟﻘﺒﻴﺢ

“Kalbu yang sehat lagi hidup jika datang kepadanya berbagai keburukan, maka secara tabiat kalbu tersebut akan lari darinya dan membencinya serta tidak akan menggubrisnya.
Ini berbeda dengan kalbu yang mati, maka dia tidak bisa membedakan yang baik dan yang buruk.”

[Ighotsatul Lahfan 1/20]

Artikel Terkait

Tinggalkan Sifat Malas Di Bulan Mulia Ini
13-04-2022 | 171 dilihat
Menyampaikan Sunnah Lebih Utama Daripada Melempar Anak Panah
05-11-2021 | 128 dilihat
Waspadai Penyerupaan Dengan Ahli Kitab
30-05-2022 | 68 dilihat
Jangan Pernah Malas Untuk Senantiasa Berdoa!
29-07-2021 | 402 dilihat
Sumber Munculnya Kebatilan
06-01-2022 | 302 dilihat

Artikel Populer

Kisah Seekor Anjing Pembela Kehormatan Nabi ﷺ
05-11-2021 | 2832 dilihat
Orang-orang Yang Didoakan Para Malaikat 
11-10-2021 | 2526 dilihat
Jadilah Kalian Anak-Anak Akhirat!
06-01-2020 | 2502 dilihat
Keanehan Dan Kemungkaran Dalam Perayaan Maulid
17-10-2021 | 1641 dilihat
SEMUT ITU MENGINSPIRASIKU UNTUK BANGKIT
04-12-2021 | 1574 dilihat
Ingin notifikasi artikel terbaru ?    Mau Tidak