Keanehan Dan Kemungkaran Dalam Perayaan Maulid

Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullah

Di antara bid’ah adalah ritual yang selalu terulang setiap tahunnya pada bulan Rabiul awal, yaitu perayaan kelahiran Rasul shallallahu alaihi wa sallam. Perayaan ini adalah bid’ah mungkar yang Allah Ta’ala tidak menurunkan landasan hukum tentangnya. Para pelaku dan orang-orang yang melariskannya hanya mengikuti prasangka dan hawa nafsu mereka saja.

Ini merupakan bid’ah karena Rasul shallallahu alaihi wa sallam tidak pernah melakukannya dan bukan pula termasuk sunnahnya. Para sahabat juga tidak pernah melakukannya padahal mereka adalah orang-orang yang paling terdepan dalam melakukan kebaikan.

Perayaan ini juga belum pernah dilakukan pada masa-masa (tiga) generasi yang utama. Tiada lain bid’ah ini mulai dilakukan pada abad enam Hijriyah karena meniru kebiasaan orang-orang Nasrani yang merayakan hari kelahiran Isa bin Maryam. Padahal Rasullulah shallallahu alaihi wa sallam telah melarang kita untuk menyerupai mereka. Beliau bersabda, “Janganlah kalian menyanjungku sebagaimana orang-orang Nasrani menyanjung putra Maryam.” Sehingga perayaan Maulid adalah bid’ah dan perbuatan meniru orang kafir.

Ditambah lagi berbagai kemungkaran yang ada pada perayaan tersebut dan yang paling parahnya adalah syirik besar, yaitu berdoa kepada Rasul, meminta hajat kepada beliau, minta diselamatkan dari kesulitan-kesulitan dan pelantunan syair-syair kesyirikan dengan berbagai pujian kepada beliau. Terjadi pula ikhtilath (campur baur) laki-laki dan perempuan yang memicu terjadinya perbuatan keji (zina atau yang lainnya).
Belum lagi sekian harta yang dikeluarkan untuk perayaan ini dari sebagian orang, terkadang mereka tidak menunaikan zakat yang merupakan salah satu rukun Islam.

Dan yang sangat mengherankan orang-orang yang merayakan maulid ini, mayoritasnya tidak mengamalkan Sunnah Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan tidak berhukum dengan syariatnya. Bahkan ada yang tidak melakukan shalat lima waktu yang merupakan tiang agama.

[Al-Khuthob al-Mimbariyah fil Munasabah al-Ashriyah 1/89]

Artikel Terkait

Hukum Membatalkan Puasa Karena Dugaan Salah
13-04-2022 | 246 dilihat
Pentingnya Agama & Akhlak Mulia
08-03-2020 | 338 dilihat
Perlu Diketahui Bagi Yang Hendak Berkurban
30-06-2022 | 78 dilihat
Tidurpun Tak Lepas Dari Ilmu
09-12-2021 | 326 dilihat
Ya Allah Jangan Hukum Anggota Tubuh Yang Taat Ini
30-03-2022 | 89 dilihat

Artikel Populer

Kisah Seekor Anjing Pembela Kehormatan Nabi ﷺ
05-11-2021 | 3137 dilihat
Jadilah Kalian Anak-Anak Akhirat!
06-01-2020 | 2899 dilihat
Orang-orang Yang Didoakan Para Malaikat 
11-10-2021 | 2803 dilihat
Keanehan Dan Kemungkaran Dalam Perayaan Maulid
17-10-2021 | 1897 dilihat
SEMUT ITU MENGINSPIRASIKU UNTUK BANGKIT
04-12-2021 | 1845 dilihat
Ingin notifikasi artikel terbaru ?    Mau Tidak