Larangan Menghinakan Kuburan

Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullah berkata,

و تحرم واهانتها بالمشي عليها أو وطئها بالنعال أو الجلوس عليها وغير ذلك لحديث ابي هريرة رضي الله عنه قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: لان يجلس احدكم على جمرة فتحرق ثيابه فتخلص الى جلده خير من ان يجلس على قبر. ولنهيه صلى الله عليه وسلم عن الوطء على القبور

“Diharamkan menghinakan kuburan dengan berjalan di atasnya, menginjak dengan sandal, duduk di atasnya atau selainnya.’

Hal ini berdasarkan hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Salah seseorang di antara kalian duduk di atas bara api kemudian terbakar bajunya dan menembus ke kulitnya, maka hal itu lebih baik baginya daripada dia duduk di atas kuburan.”
(HR. Muslim.)

Dan juga berdasarkan larangan Nabi Shallallahu alaihi wa sallam untuk menginjak kuburan.

[Al-Fiqhul Muyassar 138]

Artikel Terkait

Bahaya Mengucapkan Selamat Natal
24-12-2021 | 11 dilihat
DAMPAK BURUK BERGAUL DENGAN AHLI BID’AH
09-09-2019 | 49 dilihat
BAROKAHNYA ILMU YANG DIPEROLEH DI MASJID
30-07-2019 | 52 dilihat
Kiat Meraih Ketentraman Kalbu
15-10-2021 | 63 dilihat
TANGISAN ULAMA TERDAHULU TATKALA MELIHAT JENAZAH!
03-10-2019 | 75 dilihat

Artikel Populer

Kisah Seekor Anjing Pembela Kehormatan Nabi ﷺ
05-11-2021 | 1766 dilihat
Orang-orang Yang Didoakan Para Malaikat 
11-10-2021 | 1425 dilihat
Jadilah Kalian Anak-Anak Akhirat!
06-01-2020 | 1041 dilihat
Keanehan Dan Kemungkaran Dalam Perayaan Maulid
17-10-2021 | 930 dilihat
SEMUT ITU MENGINSPIRASIKU UNTUK BANGKIT
04-12-2021 | 695 dilihat
Ingin notifikasi artikel terbaru ?    Mau Tidak