Luar Biasa Keistimewaan Dzikir

2 menit baca
Luar Biasa Keistimewaan Dzikir
Luar Biasa Keistimewaan Dzikir

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering berusaha melakukan berbagai amalan baik untuk mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla dan berharap mendapatkan rahmat-Nya. Namun, Mu’adz bin Jabal, seorang sahabat Nabi Muhammad ﷺ, memberikan sebuah pengajaran berharga tentang keistimewaan berdzikir dalam kitab “Az-Zuhdu karya Imam Ahmad 1/184.”

Mu’adz bin Jabal menyatakan dengan tegas,

ما عمل آدمي عملاً أنجى له من ذكر الله . قالوا : يا أبا عبد الرحمن ولا الجهاد في سبيل الله عز وجل ؟
قال : ولا الجهاد

“Tidaklah seseorang melakukan sebuah amalan yang lebih bisa menyelamatkan dari siksaan Allah daripada berdzikir kepada Allah. Orang-orang pun bertanya,
‘Wahai Abu Abdirrahman (kuniah Mu’adz) tidak pula jihad di jalan Allah ‘Azza wa Jalla?.’

Beliau menjawab,
‘Tidak pula jihad di jalan Allah ‘Azza wa Jalla’.”

Meskipun jihad di jalan Allah adalah amalan yang mulia, Mu’adz menegaskan bahwa dzikir kepada Allah memiliki keistimewaan yang lebih besar dalam melindungi kita dari siksaan-Nya.

Dzikir kepada Allah adalah selalu berusaha mengingat Allah dengan ucapan lisan dan berusaha meresapi maknanya dengan kalbu.

Melalui dzikir, kita dapat memperoleh ketenangan jiwa, ketenangan hati, dan perlindungan dari segala bentuk keburukan. Sebagaimana Allah Ta’ala tegaskan dalam firman-Nya,

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d : 28)

Pesan dari pernyataan Mu’adz bin Jabal adalah bahwa kita tidak boleh meremehkan keutamaan dzikir dalam kehidupan kita. Apalagi dzikir adalah amalan yang sangat mudah karena hanya bermodalkan lisan dan bisa dilakukan kapanpun dan dimana pun berada. Bahkan ketika beraktivitas sekalipun seseorang bisa berdzikir.

Ayo raih keutamaan besar ini dengan dzikir kepada Allah Ta’ala. Allahu a’lam

Abu Hanan Faozi

“Barang siapa yang keluar (rumah) untuk mencari ilmu maka dia termasuk orang yang berada di jalan Allah sampai dia pulang.” HR. At-Tirmidzi)

Lainnya

  •   Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma bahwa ada seseorang bersendawa dihadapan Nabi shallallahu alaihi wa sallam, maka beliau bersabda:...
  • HUKUM MEMBENARKAN BACAAN IMAM Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimhullah Pertanyaan: Apa hukumnya membenarkan imam dalam shalat? Jawaban...
  • Al Imam As Syafi’i rahimahullah berkata, Tidak akan indah ilmu agama dan tidak pula akan bagus kecuali dengan 3...
  • Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah mengatakan, فالناس لا بد أن يبعثوا والعبارة التي نسمعها أو نقرأها أحيانا أن...
  • Banyak hal yang bisa kita lakukan dalam menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim. Namun, tidak ada yang lebih mulia daripada...
  • Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah, “Tidak boleh seseorang menjual rokok. Karena rokok hukumnya haram dan jika Allah...

Kirim Pertanyaan