Melatih Anak Puasa Asyura

Dari Ar-Rubayyi’ bintu Muawwidz bin ‘Afra radhiyallahu’anhu, beliau berkisah,

َرْسَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَدَاةَ عَاشُورَاءَ إِلَى قُرَى الأَنْصَارِ الَّتِي حَوْلَ الْمَدِينَةِ:
(مَنْ كَانَ أَصْبَحَ صَائِمًا فَلْيُتِمَّ صَوْمَهُ وَمَنْ كَانَ أَصْبَحَ مُفْطِرًا فَلْيُتِمَّ بَقِيَّةَ يَوْمِهِ) فَكُنَّا بَعْدَ ذَلِكَ نَصُومُهُ وَنُصَوِّمُ صِبْيَانَنَا الصِّغَارَ مِنْهُمْ إِنْ شَاءَ اللَّهُ وَنَذْهَبُ إِلَى الْمَسْجِدِ فَنَجْعَلُ لَهُمُ اللُّعْبَةَ مِنَ الْعِهْنِ فَإِذَا بَكَى أَحَدُهُمْ عَلَى الطَّعَامِ أَعْطَيْنَاهَا إِيَّاهُ عِنْدَ الإِفْطَارِ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus sahabat di pagi hari Asyura (10 Muharam) ke perkampungan Anshar di sekitar Madinah untuk mengumumkan:

‘Barang siapa yang sejak pagi sudah berpuasa, hendaknya dia lanjutkan puasanya. Barang siapa yang sudah makan, hendaknya dia berpuasa di sisa harinya.’

Setelah itu, kami pun berpuasa dan menyuruh anak-anak kami untuk berpuasa in syaa Allah. Kemudian kami pergi ke masjid dan membuatkan mainan dari bulu untuk anak-anak.

Jika mereka menangis karena minta makan, kami pun memberikan mainan itu kepada mereka (hingga bisa bertahan) sampai waktu berbuka.”

[HR. Muslim 2725]

Artikel Terkait

Betapapun Besarnya Musibahmu
10-01-2023 | 34 dilihat
Taubat Menghapus Kesyirikan
26-01-2022 | 356 dilihat
Hakikat Kesombongan
23-06-2022 | 91 dilihat
Aku Titipkan Kalian Kepada Allah
20-11-2022 | 48 dilihat
Agar Kalbumu Lembut & Kebutuhanmu Terpenuhi
22-02-2020 | 584 dilihat

Artikel Populer

Jadilah Kalian Anak-Anak Akhirat!
06-01-2020 | 3663 dilihat
Kisah Seekor Anjing Pembela Kehormatan Nabi ﷺ
05-11-2021 | 3487 dilihat
Orang-orang Yang Didoakan Para Malaikat 
11-10-2021 | 3338 dilihat
Keanehan Dan Kemungkaran Dalam Perayaan Maulid
17-10-2021 | 2262 dilihat
SEMUT ITU MENGINSPIRASIKU UNTUK BANGKIT
04-12-2021 | 2187 dilihat
Ingin notifikasi artikel terbaru ?    Mau Tidak