Meninggalkan Kemaksiatan Akan Menghadirkan Cahaya Kalbu

1 menit baca
Meninggalkan Kemaksiatan Akan Menghadirkan Cahaya Kalbu
Meninggalkan Kemaksiatan Akan Menghadirkan Cahaya Kalbu

Hiruk-pikuk di tengah dunia sering kali menghanyutkan dan membuat manusia terlena. Namun ingatlah bahwa meninggalkan kemaksiatan adalah kunci untuk membuka pintu hati yang gelap dan mendatangkan cahaya suci yang menerangi kalbu.

Dalam nasehatnya, Al Imam Syafi’i rahimahullah menyampaikan,

من أحب أن يفتح الله له قلبه أو ينوره، فعليه بترك كثرة الكلام فيما لا يعنيه،وترك الذنوب واجتناب المعاصي،

“Barangsiapa yang suka untuk Allah bukakan pintu hatinya atau Allah terangi kalbunya, maka wajib baginya meninggalkan banyak berbicara pada perkara yang tidak bermanfaat dan meninggalkan dosa serta menjauhi perbuatan maksiat.”

Kata-kata ini menyiratkan makna yang dalam. Meninggalkan kemaksiatan bukan hanya tentang menghindari dosa-dosa besar dan kemaksiatan dengan segala bentuknya, tetapi juga tentang upaya menjaga ketakwaan kepada Allah Ta’ala. Ini adalah langkah pertama menuju pencerahan hati yang akan membawa seseorang lebih dekat kepada Allah Ta’ala.

Ketika seseorang mengurangi pembicaraan yang tidak perlu, maka ini adalah bagian dari ketakwaannya kepada Allah. Meninggalkan dosa-dosa juga memainkan peran penting dalam proses ini. Setiap dosa adalah kegelapan dalam kalbu sedangkan meninggalkannya adalah langkah pertama menuju cahaya kalbu. Ini adalah sesuatu yang sulit, tetapi hasilnya adalah pencerahan kalbu yang tak ternilai harganya.

Jadi, mari kita bertaubat dengan sebenar-benarnya dan meninggalkan segala bentuk kemaksiatan. Niscaya kalbu akan bersih dari noda-noda yang mengotorinya. Allahu a’lam

Abu Ammar Ahmad

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari)

Lainnya

  • Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’dy rahimahullah menjelaskan, فإن المطيع لله عزيزٌ وإن كان فقيرًا ليس له أعوان. “Sesungguhnya orang...
  • Wahb bin Munabbih rahimahullah mengungkapkan suatu hakikat yang perlu diwaspadai dalam perilaku manusia, terutama dalam konteks akhlak dan keimanan....
  • Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menjelaskan, فإن القلـب إذا كان رقيقا ليّنا كان قبوله للعلم سهلا يسيرا ورسخ العلم...
  • Ibnu Jama’ah rahimahullah menyatakan, وأجود أماكن الحفظ الغرف وكل موضع بعيد عن الملهيات “Tempat terbaik untuk menghafal adalah ruangan-ruangan...
  • Ibnu Hibban al-Busti rahimahullah menyatakan, إن من أشد العقوبة للمرء أن يخفى عليه عيبه لإنه ليس بمقلع عن عيبه...
  • TIGA HAL YANG DIMAAFKAN Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, Sesungguhnya Allah telah memaafkan umatku untuk...

Kirim Pertanyaan