Tidak Cukup Hanya Dengan Ucapan Syukur

1 menit baca
Tidak Cukup Hanya Dengan Ucapan Syukur
Tidak Cukup Hanya Dengan Ucapan Syukur

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan,

ليس كل من قال: “الشكر لله، والحمد لله” يكون شاكرًا؛ لأن الشكر هو العمل الصالح، ولهذا قال بعض الفقهاء: الشكر طاعة المُنعِم، أي: القيام بطاعته.

“Tidak setiap orang yang mengucapkan, asy-syukru lillah (rasa syukur kepada Allah) dan alhamdulillah, maka dia menjadi hamba yang bersyukur.
Karena sejatinya syukur adalah amal shalih.

Oleh karenanya sebagian ahli fiqh mengatakan bahwa syukur adalah taat kepada Pemberi nikmat (Allah Ta’ala). Artinya melakukan ketaatan kepada-Nya.”

[Syarah al-Arba’in an-Nawawiyah 1/148]

#faedah #syukur

Abu Ubay Afa

“Perbanyaklah kalian mengingat kepada sesuatu yang melenyapkan semua kelezatan, yaitu maut.” (HR. At-Tirmidzi)

Lainnya

  • Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah mengatakan, الغناء والملاهي في المجتمع من أعظم الأسباب لزوال النعم وحلول النقم، وخراب...
  • Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu menyatakan, “Siapapun yang menanam biji kebaikan, hampir-hampir dia dipastikan akan memanen kecintaan. Sebaliknya, siapapun yang...
  • Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah memberikan pemahaman yang mendalam mengenai penentu pahala ibadah. Dalam karyanya “Minhajus Sunnah 6/139” beliau...
  • Imam Fudhail bin I’yadh rahimahullah mengatakan, عليكم بمداومة الشكر على النعم، فقلّ نعمة زالتْ عن قوم فعادت إليهم “Wajib...
  • Dari Asma bintu Umais bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah mengatakan kepadanya, Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah doa...
  • Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullah menyatakan, من البدع المحدثة فيها الدين ما يفعل في هذه الأيام القريبة في ليلة السابع...

Kirim Pertanyaan