![]() |
Agar Shalatmu Khusyu |
Abu Darda’ radhiyallahu’anhu menyatakan,
” مِنْ فِقْهِ الْمَرْءِ إِقْبَالُهُ عَلَى حَاجَتِهِ حَتَّى يُقْبِلَ عَلَى صَلَاتِهِ وَقَلْبُهُ فَارِغٌ.”
“Di antara bentuk pemahaman yang baik seseorang adalah dia fokus melakukan keperluannya (sampai selesai) sehingga dia dapat melakukan salatnya dalam kondisi kalbunya kosong (dari urusan-urusan dunia).”
Ta’dzim Qodri as-Shalah 186