Bolehkah Tidak Berpuasa Karena Kerja Berat ?

2 menit baca
Bolehkah Tidak Berpuasa Karena Kerja Berat ?
Bolehkah Tidak Berpuasa Karena Kerja Berat ?

Dalam konteks keagamaan, pertanyaan tentang apakah boleh atau tidak berpuasa karena pekerjaan berat menjadi perhatian penting. Syaikh Abdul Aziz Bin Baz rahimahullah memberikan penjelasan yang berharga mengenai masalah ini. Beliau rahimahullah menjelaskan,

وأصحاب الأعمال الشاقة داخلون في عموم المكلفين وليسوا في معنى المرضى والمسافرين فيجب عليهم تبييت نية صوم رمضان وأن يصبحوا صائمين ومن اضطر منهم للفطر أثناء النهار فيجوز له أن يفطر بما يدفع اضطراره ثم يمسك بقية يومه ويقضيه في الوقت المناسب ومن لم تحصل له ضرورة وجب عليه الاستمرار في الصيام.

[Situs Resmi Samahatus Syaikh bin Baz rahimahullah]

Syaikh Abdul Aziz Bin Baz rahimahullah menjelaskan bahwa para pekerja berat termasuk dalam kategori umum orang yang wajib berpuasa (mukallaf), sehingga tidak dapat disamakan dengan orang sakit atau musafir yang diberikan keringanan untuk tidak berpuasa. Oleh karena itu, bagi mereka yang bekerja keras, diwajibkan untuk meniatkan puasa Ramadhan di malam harinya dan berpuasa di pagi harinya.

Namun demikian, jika seseorang dari kalangan pekerja berat terpaksa untuk berbuka di pertengahan siang karena keadaan darurat, seperti kelelahan yang berlebihan atau risiko kesehatan yang serius, maka diperbolehkan baginya untuk berbuka dengan hanya sekedar untuk menghilangkan darurat tersebut. Setelah itu, ia diharapkan untuk menahan diri dari makan dan minum pada sisa harinya dan mengganti puasanya pada waktu yang lain.

Namun, perlu dicatat bahwa bagi mereka yang tidak mengalami kondisi darurat yang memaksa untuk berbuka, kewajiban berpuasa tetap berlaku. Mereka tetap berkewajiban terus menjalankan puasa Ramadhan dengan penuh kesadaran dan kepatuhan terhadap ajaran agama Islam.

Dengan demikian, penting bagi setiap individu yang melakukan pekerjaan berat untuk memahami kewajiban puasa dalam Islam dan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab, sambil memperhatikan kondisi kesehatan dan keadaan darurat yang mungkin timbul selama berpuasa. Allahu a’lam

Abu Ubay Afa

“Perbanyaklah kalian mengingat kepada sesuatu yang melenyapkan semua kelezatan, yaitu maut.” (HR. At-Tirmidzi)

Lainnya

  • Al Allamah Ibnul Qoyyim Al Jauzi rahimahullahu ta’ala, “Dan diantara sebab-sebab terbesar kesempitan dada ialah, berpaling dari Allah ta’ala,...
  • Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah, “الإنسان إذا نام على ذكر الله كان ذلك أطيب لنومه وأهدأ وأبعد أن...
  • Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah mengatakan, الغناء والملاهي في المجتمع من أعظم الأسباب لزوال النعم وحلول النقم، وخراب...
  • Ibnu Muflih al-Hanbali rahimahullah menyatakan, “ما أخوفني أن يكون المصحف في بيتك وأنت مرتكب لنواهي الحق سبحانه فيه، فتدخل...
  • Tatkala Muhammad bin Abbad rahimahullah wafat (seorang ulama yang shalih di masanya), maka al-Utbiy menyatakan, نحن متنا بفقده وهو...
  • Syaikh Muhammad Nashirudin al-Albani rahimahullah menyatakan, أن العبرة ليست بكثرة العبادة وإنما بكونها على السنة بعيدة عن البدعة وقد...

Kirim Pertanyaan