Hukum Merayakan Hari Valentine

1 menit baca
Hukum Merayakan Hari Valentine
Hukum Merayakan Hari Valentine

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah menyatakan,

الاحتفال بعيد الحب لا يجوز لوجوه :
الأول : أنه عيد بدعي لا أساس له في الشريعة .
الثاني : أنه يدعو إلى العشق والغرام .
الثالث : أنه يدعو إلى اشتغال القلب بمثل هذه الأمور التافهة المخالفة لهدي السلف الصالح رضي الله عنهم .
فلا يحل أن يحدث في هذا اليوم شيء من شعائر العيد سواء كان في المآكل ، أو المشارب ، أو الملابس ، أو التهادي ، أو غير ذلك .
وعلى المسلم أن يكون عزيزا بدينه وأن لا يكون إمعة يتبع كل ناعق .

“Merayakan hari Valentine tidak boleh karena beberapa alasan sebagai berikut :

Hari tersebut adalah hari perayaan bid’ah yang tidak ada landasannya dalam syariat Islam.

Hari yang mengajak perbuatan cinta dan asmara yang terlarang.

Hari tersebut mengajak orang untuk menyibukkan kalbu dengan perbuatan hina yang bertentangan dengan petunjuk para pendahulu umat yang shalih radhiallahu anhum.

Maka tidak halal bagi seseorang pada hari seperti ini untuk membuat perayaan hari valentine seperti makanan, minuman, pakaian, saling memberi hadiah dan selainnya.
Setiap muslim wajib bangga dengan agamanya dan jangan asal ikut-ikutan trend.”

[Majmu Fatawa Ibnu Utsaimin 16/199]

Abu Ubay Afa

“Perbanyaklah kalian mengingat kepada sesuatu yang melenyapkan semua kelezatan, yaitu maut.” (HR. At-Tirmidzi)

Lainnya

  • Ibnu Juraij rahimahullah menyatakan, ‏ “السلف كانوا ينصتون للمؤذن إنصاتهم للقرآن” “Dahulu para salaf diam mendengarkan muadzin sebagaimana diamnya...
  • Perayaan Maulid Nabi Muhammad ﷺ menjadi tradisi yang dikenal oleh banyak umat Islam di berbagai belahan dunia. Namun pertanyaannya...
  • Al Imam Yahya bin Abi Katsir rahimahullah berkata, “3 perkara yang tidaklah tiga perkara ini ada pada sebuah rumah...
  • Al-Hafidz Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “ألا و إن شهركم قد أخذ في النقص فزيدوا أنتم في العمل.” “Ketahuilah bahwa...
  • Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan bahwa mendengarkan nyanyian memiliki efek buruk yang lebih besar terhadap jiwa daripada minuman...
  • Al-Hafidz Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah mengatakan, ما دام العلم باقيا فالناس في هدى وبقاء العلم بقاء حملته فإذا ذهب...

Kirim Pertanyaan