Hukum Perayaan Tahun Baru

1 menit baca
Hukum Perayaan Tahun Baru
Hukum Perayaan Tahun Baru

KOMITE TETAP URUSAN FATWA DAN PEMBAHASAN ILMIAH KSA

فلا بجوز لمسلم يؤمن بالله ربا وبالإسلام دينا وبمحمد صلى الله عليه وسلم نبيا ورسولا أن يقيم احتفالات لأعياد لا أصل لها في دين الإسلام و منها الألفية المزعومة

“Maka seorang muslim yang beriman kepada Allah sebagai Rabbnya, Islam sebagai agamanya dan Muhammad shalallahu alaihi wa sallam sebagai nabi dan rasulnya, tidak boleh baginya untuk mengadakan berbagai perayaan hari raya yang tidak ada dasarnya dalam agama Islam termasuk di antaranya adalah perayaan tahun milenium menurut sangkaan mereka.”

[Al Lajnah Ad Daimah Lil Buhuts al Ilmiyah wal Ifta’]

Abu Ubay Afa

“Perbanyaklah kalian mengingat kepada sesuatu yang melenyapkan semua kelezatan, yaitu maut.” (HR. At-Tirmidzi)

Lainnya

  • Dalam kehidupan ini, setiap manusia pasti akan dihadapkan dengan berbagai macam godaan yang datang dari berbagai arah. Baik itu...
  • Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullah menyatakan, الإنسان وقته ثمين لا يضيعه لمشاهدة المباريات لأنها تشغله عن ذكر الله “Waktu seorang...
  • Artikel ini diambil dari tulisan asli berjudul “Catatan Jurnalistik: Melihat Kehidupan di Balik Pagar Pesantren” di buku “Aku Bersyukur...
  • Ali bin al-Madini mengatakan, يا أبا عبد الله توصيني بشيء “Wahai Abu Abdillah (kuniah imam Ahmad), kiranya anda berkenan...
  • Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah mengatakan, نشر مساوئ ولاة الأمور أمام الناس لا يُستفاد منه؛ بل لا يزيد...
  • Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu menyatakan, شَرَّ العَمى عَمى القَلْبِ “Seburuk-buruk kebutaan adalah kebutaan kalbu.” [Ibnu Abi Syaibah 35694]

Kirim Pertanyaan