Masa-Masa Penuh Keburukan & Manusia Jahat

1 menit baca
Masa-Masa Penuh Keburukan & Manusia Jahat
Masa-Masa Penuh Keburukan & Manusia Jahat

Islam adalah agama yang relevan untuk semua zaman, ulama memberikan pandangannya tentang masa-masa yang penuh dengan keburukan dan perilaku manusia yang jahat. Seperti yang dikutip dari perkataan Al-Imam Sufyan bin ‘Uyainah,

قَالَ الإمامُ سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ رحمه الله: “إذَا كُنْتَ فِي زَمَانٍ يُرْضَى فِيهِ: بِالقَولِ دُونَ الفِعلِ.
و العِلمِ دُونَ العَمَلِ. فَاعلَم بِأنَّكَ فِي شَرِّ زَمَان، بَينَ شَرِّ النَّاسِ.”

“Jika engkau berada di suatu zaman yang diridhai oleh manusia, dimana pada zaman tersebut banyak ucapan tanpa perbuatan dan ilmu tanpa amal. Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya engkau berada pada seburuk-buruk zaman dan berada di antara sejelek-jelek manusia.” [Kitab Ibthaalul Hiyal (1/34)]

Namun, pandangan Islam memberikan harapan dan jalan keluar dalam menghadapi masa-masa seperti ini. Pertama, kita harus memperkuat amal dan ilmu dengan terus belajar dan mengamalkan ajaran agama dengan konsisten. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam

بادروا بالأعمال فتنا كقطع الليل المظلم

“Bersegeralah kalian melakukan amalan sebelum datangnya berbagai fitnah seperti potongan-potongan malam.”

Kedua, kita harus memilih lingkungan yang baik dan bergaul dengan orang-orang yang berakhlak baik serta memiliki pengaruh positif pada kehidupan kita.

Kita juga diajarkan untuk senantiasa memohon perlindungan kepada Allah dari orang-orang yang jahat dan memperkuat hubungan dengan-Nya melalui ibadah dan doa. Dengan cara ini, kita dapat memperkuat iman dan membentengi diri dari pengaruh negatif yang dapat merusak kehidupan kita. Doa sangat penting bagi seorang muslim. Karena hanya dengan pertolongan Allah Ta’ala, hamba akan selamat dari berbagai keburukan.

Abu Ammar Ahmad

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari)

Lainnya

  • Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, salah satu sahabat terdekat Rasulullah ﷺ menegaskan “المُؤمن أكْرم عَلى الله مِن ملائكتِه.” “Seorang mu’min...
  • Dari Makhul rahimahullahu taala berkata, “Tidaklah ilmu agama diambil melainkan dari orang yang persaksikan sebagai penuntut ilmu.” Diriwayatkan oleh...
  • Musibah dan cobaan merupakan bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Dalam pandangan Islam, khususnya menurut ulama salaf (para pendahulu...
  • Ja’far ath-Thohawi rahimahullah menyatakan, فالعلمُ غنًى بلا مال وعزٌّ بلا عشيرة وسلطانٌ بلا رجال. “Ilmu agama adalah kekayaan tanpa...
  • Meminta-minta adalah salah satu perbuatan yang sangat dikecam dalam Islam, terutama jika tujuannya untuk memperkaya diri atau mengumpulkan harta...
  • Shalat Maghrib, salah satu ibadah penting dalam agama Islam, memiliki keutamaan yang luar biasa. Pandangan ulama, khususnya Muhammad bin...

Kirim Pertanyaan