Pengertian Zuhud Dan Wara’

1 menit baca
Pengertian Zuhud Dan Wara’
Pengertian Zuhud Dan Wara’

“Suatu saat pernah ditanyakan kepada al-Fudhail bin ‘Iyadh

ما الزّهدُ؟

‘Apa itu Zuhud?’

قَال: القُنُوع.

Beliau pun menjawab, ‘Zuhud adalah qona’ah (merasa cukup dengan pemberian Allah Ta’ala).’

قِيل: ما الوَرَع؟.

Beliau ditanya lagi,
‘Apa itu Wara’?’

قَال: اجتِنَاب المَحَارِم.

Maka beliau menjawab,
‘Wara’ adalah menjauhi perkara-perkara yang haram.”

[Siyar A’lamin Nubala 8/434]

Abu Ubay Afa

“Perbanyaklah kalian mengingat kepada sesuatu yang melenyapkan semua kelezatan, yaitu maut.” (HR. At-Tirmidzi)

Lainnya

  • Al-Hasan al-Bashri, seorang ulama terkenal dari generasi salaf, memberikan nasihat yang memikat hati dan menyentuh jiwa. Salah satu nasihatnya...
  • Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menjelaskan, “ﻓﺤﺮﺹ اﻟﺮﺟﻞ ﻋﻠﻰ اﻟﻤﺎﻝ ﻭاﻟﺸﺮﻑ ﻳﻮﺟﺐ ﻓﺴﺎﺩ اﻟﺪﻳﻦ.” “Ambisi seseorang terhadap harta dan...
  • Akal merupakan nikmat yang diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada manusia. Dengan akal, manusia dapat membedakan antara yang...
  • Dari Amr bin Syuaib dari bapaknya dari kakeknya, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, خيرُ الدُّعاءِ دعاءُ يومِ عرفةَ...
  • Dari Abdullah bin Abbas radhiyallaahu ‘anhuma bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjelaskan tentang Iblis yang bertanya kepada Allah...
  • Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan, اخواني تأدبوا بآداب الصيام، وتخلوا عن أسباب الغضب والانتقام ، وتحلوا بأوصاف بأوصاف السلف...

Kirim Pertanyaan