Tercelanya Pengangguran

1 menit baca
Tercelanya Pengangguran
Tercelanya Pengangguran

Umar bin al-Khattab radhiyallahu ‘anhu menyatakan,

إني أكره الرجل أراه يمشي سبهللا

“Sungguh aku tidak suka seseorang yang aku lihat dia berjalan dalam keadaan menganggur.”

Ibnu Muflih rahimahullah menjelaskan,

أي : لا في أمر الدنيا، ولا في أمر الآخرة

“Artinya (enggan berusaha) dalam perkara dunia dan tidak pula dalam perkara akhirat.”

[Al-Adab asy-Syar’iyyah 4/303]

Abu Ubay Afa

“Perbanyaklah kalian mengingat kepada sesuatu yang melenyapkan semua kelezatan, yaitu maut.” (HR. At-Tirmidzi)

Lainnya

Kirim Pertanyaan