Bergembiralah Menyambut Ramadhan

2 menit baca
Bergembiralah Menyambut Ramadhan
Bergembiralah Menyambut Ramadhan

Bulan suci Ramadhan telah tiba lagi. Bulan yang penuh berkah dan ampunan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang di dalamnya tersimpan rahasia-rahasia keagungan dan kemuliaan. Bulan yang disambut dengan kebahagiaan dan suka cita, sebagaimana disampaikan oleh Shalih al-Fauzan hafidzahullah.

وقد قارب حلوله عليكم ضيفا مباركا ووافدا كريما فاستقبلوه بالغبطة والسرور

“Sungguh telah dekat kepada kalian kedatangan tamu yang berbarokah dan utusan yang mulia ini (bulan Ramadhan), maka sambutlah dia dengan kebahagiaan dan suka cita.” (al-Mimbariyah 1/58)

Kata-kata beliau yang memotivasi dan membangkitkan semangat ini mengajak kita untuk menyambut kedatangan tamu mulia ini dengan penuh kegembiraan dan keceriaan. Seolah-olah beliau mengajak kita untuk menyambut kedatangan seseorang yang sangat kita cintai dan nantikan.

Bagaimana tidak, di dalam bulan Ramadhan, kita diberikan kesempatan untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Kita bisa mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan beribadah lebih banyak lagi. Kita bisa memperbanyak sedekah dan amalan shalih lainnya. Kita juga bisa meningkatkan kualitas ibadah kita dan menjaga kesucian hati dari segala macam dosa dan maksiat.

Seharusnya kita merasa bersyukur atas datangnya bulan suci Ramadhan. Sebab, dengan kedatangan bulan ini, kita diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri dan memperbaiki hubungan kita dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Pintu surga dibuka selebar-lebarnya, pintu neraka ditutup serapat-rapatnya, dan syaiton-syaiton dibelenggu. Hal itu seharusnya menjadi motivator untuk memacu kita dalam berupaya melipat gandakan amalan shalih kita.

Mari kita sambut kedatangan bulan Ramadhan dengan penuh suka cita dan kebahagiaan. Mari kita manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita beribadah dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Aamiin.

Abu Ubay Afa

“Perbanyaklah kalian mengingat kepada sesuatu yang melenyapkan semua kelezatan, yaitu maut.” (HR. At-Tirmidzi)

Lainnya

  • Ibnul Jauzi رحمه الله mengatakan, «إبليس إنما يتمكن من الإنسان عَلَى قدر قلة العلم فكلما قل علم الإنسان كثر...
  • Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullah berkata, ‏إخراجُ العُصاةِ من المعصية إلى البدعة، لا يُسمَّى هداية؛ فالبدعةُ شرٌّ من المعصية، والعاصي...
  • Imam Al-Ajurri rahimahullah menyatakan, فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ، وَتَقَدَّسَتْ أَسْمَاؤُهُ، اخْتَصَّ مِنْ خَلْقِهِ مَنْ أَحَبَّ، فَهَدَاهُمْ لِلْإِيمَانَ، ثُمَّ اخْتَصَّ...
  • Syaikh Abdullah bin Abdurahman Alu Basam rahimahullah berkata, حق الجار على جاره كبير جدا، قال تعالى ( والجار الجنب...
  • Pernah disampaikan kepada Abu hazim rahimahullah, ﺃﻣﺎ ﺗﺮﻯ ﻗﺪ ﻏﻼ ﺍﻟﺴﻌﺮ ؟ “Tidakkah engkau mengetahui bahwa harga barang naik?....
  • Salah satu aspek penting dalam menjalankan ibadah salat adalah memahami batas waktu salat yang telah ditentukan dalam ajaran Islam....

Kirim Pertanyaan