Kezalimanmu Akan Dibalas Wahai Yahudi

2 menit baca
Kezalimanmu Akan Dibalas Wahai Yahudi
Kezalimanmu Akan Dibalas Wahai Yahudi

Allah Azza wa Jalla berfirman,

وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ ۚ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الْأَبْصَارُ

“Dan janganlah sekali-kali kamu mengira bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak.” (QS. Ibrahim: 42)

Ayat di atas menegaskan bahwa Allah ﷻ tidak lalai terhadap perbuatan zalim yang dilakukan oleh siapa pun, termasuk Yahudi yang melakukan kezaliman terhadap kaum muslimin yang lemah di Palestina saat ini. Mereka bisa saja berbuat semena-mena dengan berbagai kezaliman terhadap kaum muslimin tetapi ingat hari pembalasan itu pasti akan datang.

Allah ﷻ memberi penangguhan kepada orang-orang yang zalim bukan karena Allah Ta’ala mengabaikan kezaliman mereka, bukan pula karena Allah tidak mampu menghukum dan membinasakan mereka. Itu sangat mudah bagi Allah Ta’ala karena Dia Perkasa lagi mampu atas segala sesuatu. Namun boleh jadi itu sebagai bentuk istidraj terhadap mereka.

Pada Hari Kiamat, setiap mata akan terbelalak karena dahsyatnya peristiwa yang terjadi. Kezaliman yang mereka lakukan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah ﷻ. Tidak ada yang bisa lolos dari kekuasaan Allah.

Ayat ini mengingatkan kita semua bahwa kezaliman, dalam bentuk apapun, tidak akan luput dari pembalasan Allah. Ini adalah peringatan keras bagi mereka yang zalim untuk segera bertaubat dan berhenti dari perbuatan buruk mereka. Bagi kita yang menjadi korban kezaliman, ayat ini memberikan ketenangan bahwa Allah Maha Adil dan kezaliman tersebut pasti akan diberi balasan yang setimpal.

Allah ﷻ tidak lalai terhadap perbuatan zalim yang dilakukan oleh siapa pun. Meskipun kelihatannya para pelaku kezaliman tidak langsung dihukum di dunia ini, namun pembalasan Allah pasti akan datang pada waktunya. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk menjauhi kezaliman dan berbuat adil, serta mempercayakan segala urusan kepada Allah ﷻ yang Maha Sempurna. Allahu A’lam

Abu Hanan Faozi

“Barang siapa yang keluar (rumah) untuk mencari ilmu maka dia termasuk orang yang berada di jalan Allah sampai dia pulang.” HR. At-Tirmidzi)

Lainnya

  • Hatim al-Ashom rahimahullah menyatakan, “لا تخافن الفقر فإن الله خوفك بالنار ولم يخوفك بالفقر.” “Janganlah engkau takut kepada kemiskinan....
  • Kita hidup dalam dunia yang penuh dengan godaan dan godaan ini kadang-kadang membuat kita merasa perlu untuk bergantung pada...
  • Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan, “الكسالى أكثر الناس همًا وغمًا وحزنًا، ليس لهم فرحٌ ولا سرور؛ بخلاف أرباب النشاط...
  • TIGA HAL YANG DIMAAFKAN Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, Sesungguhnya Allah telah memaafkan umatku untuk...
  • Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan, “ﻭﻳﺴﺘﺤﺐ ﻟﻪ ﺃﻳﻀﺎً ﺗﺨﻤﻴﺮ اﻟﺮﺃﺱ ﺑﺎﻟﻌﻤﺎﻣﺔ ﻭﻧﺤﻮﻫﺎ ﻷﻥ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ...
  • Imam Malik bin Anas rahimahullah menegaskan, مَهْمَا تَلاعَبْتَ بِشَيْءٍ،  فلا تَلْعَبن بدِينِك “Betapapun engkau bermain-main dengan suatu perkara, maka...

Kirim Pertanyaan