Bahaya Meninggalkan Ilmu Agama

1 menit baca
Bahaya Meninggalkan Ilmu Agama
Bahaya Meninggalkan Ilmu Agama

Ilmu agama adalah perkara yang sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim. Ini telah menjadi bagian dari kehidupan seorang muslim. Dia tidak mungkin hidup tanpa ilmu agama.
Malik rahimahullah, salah satu Imam empat mazhab pernah memperingatkan tentang bahaya meninggalkan ilmu agama. Beliau menggambarkan bagaimana meninggalkan ilmu agama dapat membawa akibat yang serius.

Malik rahimahullah menyatakan,

إنَّ أقــوامًا ابتــغوا العــبادةَ وأضــاعوا العـلمَ فـخرجـوا على أمـةِ محـمد صلى الله عليه و سلم بأســيافـهم، ولو ابتـغوا العــلم لحــجزهم عـن ذلـك

Sungguh ada sekelompok manusia yang mencari (fokus dalam) ibadah namun justru menyia-nyiakan ilmu. Akhirnya mereka keluar menyerang umat Muhammad ini dengan pedang-pedang mereka. Sungguh jikalau mereka mau menuntut ilmu, niscaya ilmu tersebut akan menghalangi mereka dari perbuatan demikian. (Miftah Daar As-Sa’adah 1/119)

Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk terus belajar dan memahami agama Islam dengan benar. Tanpa pemahaman yang benar, seseorang dapat terjebak dalam pemahaman sesat atau praktik-praktik yang tidak sesuai dengan Islam, kebid’ahan dan bahkan kesyirikan. Allahu a’lam

Abu Ammar Ahmad

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari)

Lainnya

  • Salat merupakan salah satu ibadah pokok dalam agama Islam. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah, seorang ulama terkemuka dalam...
  • Ibnu Katsir rahimahullah menyatakan, ثمّ إنّه تعالى أرشدَ إلى دُعائه بعدَ كثرةِ ذكره؛ فإنّه مظنّةُ الإجابةِ، وذمَّ مَن لا...
  • ? Syaikh Abdul Aziz Bin Baz Rahimahulloh, Waktunya berakhir pada pertengahan malam. Jika telah tiba pertengahan malam maka inilah...
  •   Abu Hazim Salamah bin Dinar rahimahullah menuturkan, ” إِذَا رَأَيْتَ رَبَّكَ يُتَابِعُ نِعَمَهُ عَلَيْكَ وأَنْتَ تَعصِيْهِ فَــــــاحْــــذَرُهُ ”...
  • Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyatakan, فَمَنْ لم يُعذِّبْ شيْطانَه في هذه الدّارِ بذكرِ اللّهِ تعالى وتَوحيدِه واستغفارهِ وطاعتِه؛ عَذَّبَهُ...
  • Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menjelaskan, ﻭﺃﻣﺎ اﻟﻜﻼﻡ اﻟﺬﻱ ﻳﺤﺒﻪ اﻟﻠﻪ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ ﻓﻲ اﻟﻤﺴﺠﺪ ﻓﺤﺴﻦ ﻭﺃﻣﺎ اﻟﻤﺤﺮﻡ ﻓﻬﻮ ﻓﻲ...

Kirim Pertanyaan