Ciri Penasihat Sejati

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

“أنّ النّاصح لا يُعاديك إذا لم تقبل نصيحتَه، وقال: قد وقعَ أجري على الله، قَبِلْتَ أو لم تقبل، ويدعو لك بظهر الغيبِ، ولا يذكرُ عُيوبَكَ ويبُثُّها في النّاس.”

“Sesungguhnya seorang penasehat tidak akan memusuhimu jika engkau tidak menerima nasehatnya.
Dia akan mengatakan, ‘Sungguh telah tetap pahalaku di sisi Allah, engkau terima atau tidak terima nasehatku.’
Dia akan mendoakan kebaikan untukmu tanpa sepengetahuanmu, tidak akan menyebutkan aib-aibmu dan tidak menyebarkannya kepada orang lain.”

[Ar-Ruh 1/258]

Artikel Terkait

Kriteria Dzikir Yang Sempurna
02-02-2022 | 115 dilihat
Asal Muasal Perayaan Maulid Nabi
02-10-2022 | 71 dilihat
Keistimewaan Seorang Mukmin
28-02-2022 | 350 dilihat
Buat Apa Nonton Piala Dunia
22-11-2022 | 24 dilihat
Bahaya Merasa Pendapatnya Paling Benar
07-10-2022 | 68 dilihat

Artikel Populer

Kisah Seekor Anjing Pembela Kehormatan Nabi ﷺ
05-11-2021 | 3308 dilihat
Jadilah Kalian Anak-Anak Akhirat!
06-01-2020 | 3218 dilihat
Orang-orang Yang Didoakan Para Malaikat 
11-10-2021 | 3043 dilihat
Keanehan Dan Kemungkaran Dalam Perayaan Maulid
17-10-2021 | 2112 dilihat
SEMUT ITU MENGINSPIRASIKU UNTUK BANGKIT
04-12-2021 | 2019 dilihat
Ingin notifikasi artikel terbaru ?    Mau Tidak