Hukum Melakukan Jamuan (Acara Makan) Untuk Khitan

13-11-2021 | 775 dilihat | Syaikh Abdul Aziz bin Baz رحمه الله

Pertanyaan :

Apa hukumnya membuat perjamuan untuk acara khitan (sunat)?

Jawaban :

Tidak ada masalah, itu adalah salah satu nikmat Allah Ta’ala. Jika seseorang membuat perjamuan atau ketika bertepatan dengan waktu aqiqah dia menyembelih dua kambing. Tidak mengapa dia mengundang saudara-saudaranya yang diinginkan pada hari ke tujuh atau setelahnya. Sunnahnya menyembelih dua ekor kambing untuk laki-laki dan seekor kambing untuk perempuan. Adapun sekedar untuk acara khitan, maka boleh juga dalam rangka berkumpulnya keluarga.

Yang saya ketahui tidak ada masalah, membuat makanan untuk acara khitan, yang mengkhitan atau untuk orang-orang yang baik. Sebagai ungkapan kegembiraan dengan adanya acara tersebut, tidak mengapa. Sejak dahulu telah diketahui sebagai perkara yang baik. Acara perjamuan untuk khitan termasuk perkara yang mubah dan telah dikenal.

Rujukan : Al-Mauqi'ur Rosmii lisamahatis Syaikh bin Baz رحمه الله | Link

Download

Pertanyaan Lainnya

Hukum Sembelihan Muslim, Yahudi dan Nasrani
14-10-2021 | 264 dilihat | Syaikh al-Utsaimin رحمه الله
Doa Ketika Berwudhu
13-10-2021 | 696 dilihat | Fatwa al-Lajnah ad-Daimah lilbuhuuts al-Ilmiyah wal Ifta'
Hukum Mengebiri Hewan
16-10-2021 | 456 dilihat | Syaikh Shalih al-Fauzan حفظه الله
Hukum Campur Baur Di Transportasi Umum
23-11-2021 | 833 dilihat | Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin رحمه الله
Hukum Membenarkan Bacaan Imam Yang Salah
29-11-2021 | 431 dilihat | Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin رحمه الله

Pertanyaan Populer

Hukum Membaca Al-Qur’an Tanpa Tajwid
06-04-2019 | 2459 dilihat | Syaikh al-Utsaimin رحمه الله
Hukum Suami Melihat-lihat Hp Istri Dan Sebaliknya
03-11-2021 | 1607 dilihat | Syaikh Shalih al-Fauzan حفظه الله
Sikap Yang Benar Terhadap Pengemis
30-10-2021 | 1594 dilihat | Syaikh Abdul Aziz bin Baz رحمه الله
Bacaan Dzikir Setelah Shalat Wajib
20-10-2021 | 1455 dilihat | Syaikh Abdulaziz bin Baz رحمه الله
Hukum Menirukan Suara Binatang
28-11-2021 | 1298 dilihat | Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin رحمه الله