Kebaikan Di Balik Musibah Yang Menimpa

1 menit baca
Kebaikan Di Balik Musibah Yang Menimpa
Kebaikan Di Balik Musibah Yang Menimpa

Al ‘Allaamah an Najmi rahimahullah mengatakan,

“Sesungguhnya seorang hamba adakalanya tertimpa musibah dan bencana pun datang silih berganti menimpanya, maka dia pun menyangka bahwa yang demikian ini adalah tanda kebencian ALLAH terhadapnya.

Padahal tidaklah demikian, bahkan justru ALLAH mencintainya dan ALLAH hendak mengujinya dengan berbagai cobaan sehingga dia datang pada hari kiamat dalam keadaan telah diringankan dosa-dosanya.”

✍ Asy Syarh Al Mujaz al Mumahhad hal. 253

قال العلامة النجمي رحمه الله :

إن العبد قد تصيبه المصائب وتتوالى عليه النكبات ، فيظن أن ذلك من كُرْه الله له ، وليس كذلك ، بل قد يكون الله محبًّا له وهو يريد أن يبتليه بالابتلاءات حتى يأتي يوم القيامة وقد تخفف من الذنوب.

الشرح الموجز الممهد (253)

#faedahilmiah #musibah #cinta #dosa

•••┈••••○❁❁○••••┈•••

✍?WhatsApp
Ⓚ①ⓉⒶ?ⓈⒶⓉⓊ
Bagi-bagi faedah ilmiahnya….ayo segera bergabung
?? Join Channel Ⓚ①Ⓣ
https://t.me/KajianIslamTemanggung

?? Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

Abu Ammar Ahmad

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari)

Lainnya

  • Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, “ﻭﻛﺬﻟﻚ اﻵﺩﻣﻲ ﺇﺫا ﻋﺎﺷﺮ ﻧﻮﻋﺎً ﻣﻦ اﻟﺤﻴﻮاﻥ اﻛﺘﺴﺐ ﺑﻌﺾ ﺃﺧﻼﻗﻪ ، ﻭﻟﻬﺬا ﺻﺎﺭ...
  • Dalam agama Islam, kendali diri merupakan nilai yang dihargai tinggi, terutama ketika datang ke aspek syahwat. Abu Ali ad-Daqqaq,...
  • Imam Al-Ajuri rahimahullah berkata, “فمن أراد الله به خيرا: فتح له باب الدعاء، والتجأ إلى مولاه الكريم. وخاف على...
  • Pernah disampaikan kepada Abu hazim rahimahullah, ﺃﻣﺎ ﺗﺮﻯ ﻗﺪ ﻏﻼ ﺍﻟﺴﻌﺮ ؟ “Tidakkah engkau mengetahui bahwa harga barang naik?....
  • Al Allamah Ibnul Qayim rahimahullah berkata, “Bukankah kenikmatan yang sebenarnya adalah kenikmatan kalbu? Dan bukankah siksaan yang sesungguhnya adalah...
  • Mufadhdhal bin Muhalhal rahimahullah menyatakan, “لَوْ كَانَ صَاحِبُ الْبِدْعَةِ إِذَا جَلَسْتَ إِلَيْهِ يُحَدِّثُكَ بِبِدْعَتِهِ حَذَرْتَهُ , وَفَرَرْتَ مِنْهُ ,وَلَكِنَّهُ...

Kirim Pertanyaan