Pelaku Hasad Adalah Tentaranya Iblis

1 menit baca
Pelaku Hasad Adalah Tentaranya Iblis
Pelaku Hasad Adalah Tentaranya Iblis

Ibnul Qoyyim رحمه الله mengatakan,

‏الحاسدُ تعينه الشياطينُ بلا استدعاء منه للشيطان،
‏لأنّ الحاسد شبيه بإبليس،‏وهو في الحقيقة من أتباعه، ‏لأنه يطلب ما يحبّه الشيطان من فساد النّاس، وزوال نعم اللّه عنهم، كما أن إبليس حسد آدم لشرفه وفضله، وأبى أن يسجد له حسدا ،فالحاسد من جند إبليس

“Pendengki akan ditolong oleh syaithan tanpa harus memanggil syaithan.

Karena pendengki menyerupai iblis dan dia sebenarnya termasuk pengikut iblis.

Karena dia mencari apa yang disukai syaithan yaitu rusaknya manusia dan hilangnya nikmat ALLAH dari mereka.

Sebagaimana iblis hasad kepada Adam karena kemuliaan dan keutamaan Adam, lalu dia pun enggan untuk sujud kepada Adam karena dengki.

Maka pendengki adalah tentaranya iblis.”

✍️ Badai’ul Fawaid 2/234

•••┈••••○❁?❁○••••┈•••

✍?WhatsApp
Ⓚ①ⓉⒶ?ⓈⒶⓉⓊ
Bagi-bagi faedah ilmiahnya….ayo segera bergabung
Join Channel Ⓚ①Ⓣ
https://t.me/KajianIslamTemanggung

Dengarkan••• [ VERSI BARU❗️ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

Abu Ammar Ahmad

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari)

Lainnya

  • Bid’ah dalam agama merujuk kepada segala inovasi atau praktik ibadah yang tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam. Menurut Imam...
  • KEUTAMAAN MEMPERBAGUS IBADAH DI USIA MUDA Berkata Ibnu Qayyim rahimahullah ta’ala: Barang siapa yang memperbagus ibadahnya pada usia mudanya,...
  • Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyatakan, “إن أول سورة أنزلها الله في كتابه سورة القلم، اسم من اسماء سورة العلق-...
  • Dalam Islam, memohon keturunan yang baik merupakan doa yang penting. Al-‘Allamah Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah memberikan pandangannya tentang...
  • Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan, فإنّ الشيطان إنما يمنعه من الدخول إلى قلب ابن آدم ما فيه من...
  • Al-Hafidz Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, أنَّ الرَّجل الصَّالح يُحفظ في ذرِّيته، وتشمَل بركَة عِبادتهِ لهُم في الدُّنيَا والآخِرة “Sejatinya...

Kirim Pertanyaan