Perbedaan Jiwa Yang Mulia Dan Jiwa Yang Hina

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

النفس الشريفة العَلِيَّة لا ترضى بالظلم ولا بالفواحش ولا بالسرقة والخيانة لأنها أكبر من ذلك وأَجَلُّ

والنفس المَهِينَة الحقيرة والخَسِيسَة بالضِّدِّ من ذلك، فكل نفس تَمِيل إلى ما يُناسِبها ويُشاكِلها.

“Jiwa yang mulia lagi tinggi tidak akan ridha dengan kezaliman, berbagai perkara yang keji, pencurian dan penghianatan karena jiwa mulia lebih agung dari itu semua.

Adapun jiwa yang rendah lagi hina bertolak belakang dengannya. Sehingga setiap jiwa akan condong kepada apa yang sesuai dan sejalan dengannya.”

[Al-Fawaid 1/177-178]

Artikel Terkait

Kiat Meraih Ketentraman Kalbu
15-10-2021 | 155 dilihat
Tempat Terbaik Bagi Seorang Wanita
02-02-2020 | 410 dilihat
Hadirkan Niatan Baik Dalam Mencari Rezeki
18-06-2022 | 74 dilihat
Hukum Mengqadha Puasa Asyura
07-08-2022 | 54 dilihat
Syafaat Tidak Bermanfaat Bagi Orang Kafir
26-05-2022 | 136 dilihat

Artikel Populer

Kisah Seekor Anjing Pembela Kehormatan Nabi ﷺ
05-11-2021 | 3138 dilihat
Jadilah Kalian Anak-Anak Akhirat!
06-01-2020 | 2900 dilihat
Orang-orang Yang Didoakan Para Malaikat 
11-10-2021 | 2804 dilihat
Keanehan Dan Kemungkaran Dalam Perayaan Maulid
17-10-2021 | 1898 dilihat
SEMUT ITU MENGINSPIRASIKU UNTUK BANGKIT
04-12-2021 | 1846 dilihat
Ingin notifikasi artikel terbaru ?    Mau Tidak