Adakah Puasa Khusus Di Bulan Rajab?

2 menit baca
Adakah Puasa Khusus Di Bulan Rajab?
Adakah Puasa Khusus Di Bulan Rajab?

Bulan Rajab adalah salah satu bulan yang termasuk dalam bulan-bulan haram (asyhurul hurum), yang memiliki keistimewaan tersendiri dalam syariat Islam. Namun, terkait pelaksanaan ibadah tertentu seperti puasa atau ibadah lainnya secara khusus di bulan Rajab, perlu diperhatikan apakah ada landasan dari syariat yang jelas atau tidak. Jangan sekedar ikut-ikutan tradisi dan adat kebiasaan masyarakat tanpa memperhatikan aspek ilmiyahnya dalam tinjauan Islam.

Al-‘Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah menjelaskan,

لم يرد في فضل رجب حديثٌ صحيح ولا يمتاز شهر رجب عن جمادى الآخرة الذي قبله إلا بأنه من الأشهر الحرم فقط وإلا ليس فيه صيام مشروع ولا صلاة مشروعة ولا عمرة مشروعة ولا شيء هو كغيره من الشهور.


Tidak didapatkan hadits yang shahih tentang keutamaan bulan Rajab. Bulan Rajab tidak memiliki keistimewaan melebihi bulan sebelumnya, yaitu bulan Jumaadaal Aakhirah.

Hanya saja bulan Rajab termasuk dari bulan-bulan Haram. Tidak ada pada bulan tersebut puasa yang di syari’atkan, salat yang disyariatkan dan tidak pula umrah yang di syariatkan, (secara khusus pada bulan tersebut).

Tidak ada ibadah apapun yang disyariatkan secara khusus pada bulan Rajab, bulan ini sama seperti bulan-bulan yang lain.
[Liqaa Baabul Maftuh 26/17]

Dari pernyataan ini, Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah menegaskan bahwa tidak ada ibadah yang secara khusus disyariatkan untuk bulan Rajab. Baik itu puasa, salat, maupun umrah, semuanya tidak memiliki keutamaan khusus pada bulan ini. Hal ini didasarkan pada tidak adanya dalil shahih yang mendukung keutamaan tertentu bagi bulan Rajab.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menjelaskan yang maknanya,

Adapun mengkhususkan bulan Rajab untuk puasa, maka semua hadits yang diriwayatkan tentang keutamaan puasa Rajab adalah lemah (dhaif), bahkan palsu (maudhu’). Ulama tidak menjadikan hadits tersebut sebagai sandaran.
[Majmu’ Al-Fatawa, 25/290]

Seorang muslim dianjurkan untuk meningkatkan amal shalih secara umum, sebagaimana berlaku di bulan-bulan lainnya apalagi pada bulan haram. Hendaknya setiap amalan didasarkan pada dalil yang shahih agar tidak terjatuh dalam perbuatan bid’ah atau amal yang tidak memiliki landasan dalam syariat.

Wallahu a’lam.

Abu Abdillah Dendi

“Barang siapa menelusuri jalan untuk mencari ilmu padanya, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Lainnya

  • Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, فإن ‏الرزق والأجل قرينان مضمومان فما دام الأجل باقياً كان الرزق آتياً “Sesungguhnya rezeki...
  • Yahya bin Dharis rahimahullah berkata bahwa disebutkan dalam satu ungkapan, إنما لك من عمرك ما أطعت الله فيه ،...
  • Imam asy-Syafi’i rahimahullah menyatakan, الخير في خمسة: غنى النفس وكف الأذى وكسب الحلال والتقوى والثقة بالله “Kebaikan ada pada...
  • Yahya bin Mu’adz rahimahullah berkata, مَا جَفَتْ الدُّمُوعُ إلا لِقَسَاوَةِ القُلُوبِ ومَا قَسَتْ القُلُوبُ إلا لِكَثْرَةِ الذُّنُوبِ “Tidaklah air...
  • Dalam agama Islam, terdapat prinsip yang kuat tentang larangan mencela penguasa. Prinsip ini dijunjung tinggi dalam ajaran agama untuk...
  • Asy Syaikh al ‘Allamah Naashir as Sa’di rahimahullah, “Seorang mukmin yang berakal tidak akan memilih sesuatu yang lebih rendah...

Kirim Pertanyaan